Malnutrisi merupakan masalah yang sangat penting untuk diperhatikan dan
memberikan solusi yang tepat bagi anak-anak maupun balita yang mengalami
kekurangan gizi. Jika dilihat lebih mendalam, permasalahan malnutrisi ini pada
dasarnya bukan hanya terkait dengan kesehatan. Banyak hal yang terkait dengan
adanya permasalahan ini yaitu dapat kita lihat dari Piramida Maslow.
Dalam Teori Piramida Maslow, kebutuhan manusia bersifat berjenjang, ketika
kebutuhan dasarnya terpenuhi, maka akan muncul motivasi untuk memenuhi
kebutuhan yang diatasnya. Sedangkan ketika kebutuhan belum terpenuhi maka tidak
akan ada motivasi untuk meraih kebutuhan selanjutnya.
Dalam kontek ini, (keluarga) penderita malnutrisi mengalami kesulitan untuk
memenuhi kebutuhan paling dasarnya (Physiological Needs), yaitu
pemenuhan atas kebutuhan pangan, maka dalam keadaan ini seseorang tidak akan
melangkah ke tingkatan kebutuhan yang lebih tinggi. Maka permasalahan pemenuhan
kebutuhan dasar ini akan menganak-pinak menjadi permasalahan-permasalahan baru
secara multidimensi. Kelaparan dan malnutrisi merupakan permasalahan yang cukup
komplek, sehingga penangganannya juga harus melibatkan semua aspek terkait,
agar solusi yang didapatkan tidak hanya berfungsi sebagai ‘Pain Killer’ tapi
benar-benar menyelesaikan sampai ke akar masalahnya.
Bagi kita, khususnya para tenaga medis harus memberikan tentang pengetahuan
kepada orang tua untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anaknya. Hal itu memang
tidak lepas dari status ekonomi masing-masing kepala keluarga. Pemerintah
seharusnya menyeimbangkan harga sembako, agar supaya terjangkau oleh para
masyarakat yang tegolong kurang mampu guna memenuhi kebutuhan nutrisi yang
seimbang. Hampir seluruh masyarakat daerah terpencil mengalami kekurangan
kebutuhan nutrisi yang dikarenakan oleh biaya yang kurang mencukupi, tingkat
pengetahuan dan kesadaran akan nutrisi yang sangat kurang, dan kemampuan dalam
menyeimbangkan kebutuhan nutrisi sehari-hari.
“Dan pada akhirnya banyak pakar dalam bidang
kelaparan percaya bahwa pada akhirnya jalan terbaik untuk mengurangi kelaparan
adalah lewat pendidikan” (UNICEF).



0 komentar:
Posting Komentar